Partai Loyalis HM Soeharto, Parsindo Konsolidasi Pemutakhiran Data KPU Menuju Pemilu 2029.

 


Jakarta -- Detikcentral.com,

Partai yang didukung para loyalis Bapak HM.Soeharto, Presiden Republik Indonesia ke-2, Parsindo (Partai Swara Rakyat Indonesia), kini mulai memanaskan mesin politik dengan melakukan konsolidasi pemutakhiran data di KPU (Komisi Pemilihan Umum) menuju Pemilu 2029. 


Pemutakhiran data dilakukan guna menyegarkan kepengurusan, baik tingkat DPP DPW, DPD maupun DPC. Kemudiah termasuk masalah administrasi, keanggotaan maupun persyaratan yang disesuaikan dengan kebijakan pemerintah. 


"Misalnya saat ini semua Partai diharuskan memiliki NIB (Nomor Induk Berusaha) dan mengikuti KLBI (Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia). Dengan demikian harus ada penyesuaian dan perubahan AHU ( Hukum Umum)," papar Kerua Umum Partai Parsindo, KRH.HM.Jusuf Rizal, SH kepada media usai konsolidasi pemutakhiran data di Jakarta.


Sebagaimana diketahui, Partai Parsindo didirikan Jusuf Rizal, pria berdarah Madura-Batak yang berbasis para loyalis Bapak HM.Soeharto, jaringan LSM, para pekerja dan buruh, kaum perempuan, seniman, nasionalis, religius dan kerakyatan. Parsindo telah memiliki cabang di 38 propinsi dan 514 Kabupaten Kota se-Nusantara.


Tahun 2024, Tommy Soeharto (Hutomo Mandala Putra), putra Bapak HM.Soeharto bergabung ke Partai Parsindo. Seluruh pendukungnya di Partai Berkarya melebur ke Parsindo, setelah Tommy didepak dari Partai Berkarya. 


Komitmennya ke Partai Parsindo dibuktikannya dengan menyediakan kantor pusat Parsindo. Selain itu, Tommy juga meminta mengganti atribut Partai Parsindo yang semula merah diganti menjadi Kuning Oranye. 


Ini menunjukkan jika Partai Parsindo akan melanjutkan perjuangan Bapak HM.Soeharto dalam membangun Indonesia. Parsindo sebut New Orba (Yang baik dioertahankan yang tidak baik bagi masyarakat dan bangsa dibuang)


Pada Pemilu 2024, Partai Parsindo melakukan gugatan ke Bawaslu, kemudian menang. Namun saat maju ke PTUN kalah. Bagaimana anda yakin Pemilu 2029 bisa lolos menjadi peserta Pemilu, tanya wartawan.


Pada Pemilu 2024, Parsindo memang melakukan keberatan ke Bawaslu dan menang. Lalu di dholimi lagi. Kami ke Bawaslu lagi, namun ditolak diarahkan ke PTUN. Tetapi kerena ada campur tangan yang intinya Partai Loyalis Bapak HM.Soeharto tidak boleh lolos, ya Parsindo tetap gagal.


Tapi kali ini akan berbeda, karena Partai Parsindo mendukung pemerintahan Prabowo Subianto yang notabene masih keluarga Bapak HM.Soeharto. 


"Dibanding partai-partai baru yang sekretariatnya di daerah, banyak tidak jelas, namun bisa jadi peserta Pemilu, Parsindo cukup memiliki dan memenuhi syarat untuk jadi Peserta Pemilu 2020," tegas Jusuf Rizal, pria penggiat anti korupsi Relawan Prabowo Subianto itu.


Lebih jauh kata Presiden LSM LIRA (Lumbung Informasi Rayat) itu, ia optimis Partai Parsindo tahun 2029 akan dapat menjadi salah satu peserta Pemilu. Guna mencapai itu, sejak diri Partai Parsindo sudah melakukan pemutakhiran data. Data yang bermasalah di update agar sempurna  


Jusuf Rizal, pria yang masih keturunan Raja Sumenep, Arya Wiraraja saat ini gencar melakukan konsolidasi senyap keberbagai daerah, tanpa melakukan publikasi.


Ia juga Ketum Paguyuban Loyalis Bapak HM.Soeharto itu dikenal aktif memimpin berbagai organisasi seperti PWMOI (Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia), Federasi Serikat Pwkerja Transport Seluruh Indonesia (FSPTSI-KSPSI), Koordinator Aliansi Serikat Pekerja dan Buruh TKBM Pelabuhan Seluruh Indonesia (APSBTKBMPSI), Ketum Madas (Masyarakat Madura Asli) Nusantara, dll.(TMS) 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama